Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 November 2013

Pengelolaan Sampah


Proses daur ulang sampah adalah penjaga kelestarian alam. Sebenarnya sampah bukanlah limbah, melainkan sumber daya bahan baku untuk proses daur ulang yang menghasilkan humus atau kompos, pupuk ciptaan alam pelindung / pembangun kesuburan tanah. Terus berputarnya siklus daur ulang alam yang merupakan kunci keselamatan bumi, sebenarnya menjadi tanggung jawab manusia di lingkungannya masing-masing. Sehingga sampah menjadi tanggung jawab kita semua untuk mendaur ulangnya menjadi kompos demi keselamatan bumi.



Para ahli pertanian yakin bahwa kunci dari tanaman yang sehat adalah tanah yang sehat pula. Tanah yang sehat adalah tanah yang kondisi fisik, kimia dan biologinya baik, tanpa faktor penghambat yang berarti. Kondisi biologis yang baik berarti mempunyai populasi organisme tanah optimal dalam ekosistem biologis yang sehat seimbang, yang dijamin oleh kadar bahan organik tanah optimal + 5%. Mungkin kita akan berfikir 2 x untuk mengkonsumsi barang-barang yang tidak bersahabat dengan lingkungan, setelah kita mengetahui bahwa waktu yang dibutuhkan untuk menghancurkan sampah adalah sebagi berikut :
Jenis Sampah Lama Hancur
Kertas 2-5 bulan
Kulit Jeruk 6 bulan
Doos Karton 5 bulan
Filter Rokok 10-12 tahun
Kantong Plastik 10-20 tahun
Kulit Sepatu 25-40 tahun
Pakaian/Nylon 30-40 tahun
Plastik 50-80 tahun
Alumunium 80-100 tahun
Styrofoam tidak hancur


Dengan melihat tabel diatas maka tidak ada salahnya kalau kita mulai dari rumah kita masing-masing untuk mengurangi sampah yang tidak dapat dipergunakan semaksimal mungkin. Salah satu caranya adalah dengan mendaur ulang sampah yang dapat dimanfaatkan.

Daur ulang adalah penggunaan kembali material / barang yang sudah tidak digunakan untuk menjadi produk lain. Selain berfungsi untuk mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA). Daur ulang bermanfaat memenuhi kebutuhan akan bahan baku suatu produk. Dan dari segi penggunaan bahan bakar adanya daur ulang dapat menghemat energi yang harus dikeluarkan suatu pabrik.



Langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk daur ulang : Pemisahan. Pisahkan barang-barang / material yang dapat didaur ulang dengan sampah yang harus dibuang ke pembuangan sampah. Pastikan material tersebut kosong dan akan lebih baik jika dalam keadaan bersih. Penyimpanan. Simpan barang / material kering yang sudah dipisahkan tadi ke dalam boks / kotak tertutup tergantung jenis barangnya, misalnya boks untuk kertas bekas, botol bekas, dll. Jika akan membuat kompos, tumpuk sampah rumah tangga pada lokasi pembuatan kompos. Pengiriman / Penjualan Barang yang terkumpul dijual ke pabrik yang membutuhkan material bekas tersebut sebagai bahan baku dijual ke pemulung.



Secara garis besarnya, sampah dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu :

I. Sampah An Organik Sampah tidak mudah hancur / lapuk bukan berupa cairan & gas dan sering disebut sebagai sampah kering. Sampah an organik dibedakan menjadi 2 bagian yaitu :
a. Barang lapuk. Barang yang dapat di daur ulang kembali dalam keadaan bersih dan tidak rusak, mempunyai nilai ekonomis tinggi. Contoh : Logam, besi, kaleng, plastik, karet, dll.
b. Bukan barang lapuk Sampah an organik yang betul-betul rusak dan tdk dapat diperjualbelikan sehingga tidak memiliki nilai ekonomis.


II. Sampah Organik Sampah yang mudah lapuk / hancur, bukan berbentuk cairan / gas dan sering disebut sampah basah. Sampah organik terdiri dari 3 bagian :
a. Sampah organik segar, seperti : sampah dapur, kebun, pasar dan restoran.
b. Sampah organik oleh seperti : kertas, kardus, dll.
c. Sampah organik pilihan untuk daur ulang menjadi kompos dipilih sampah organik yang segar dan lunak tidak termasuk yang keras dan berbentuk basah seperti sisa sayuran, rempah-rempah & sisa buah.

III. Sampah Berbahaya Sampah yang harus ditangani secara khusus untuk menetralisir akibat pencemaran. Sampah ini harus dipisahkan dari yang lainnya sehingga proses daur ulang lebih cepat dan menghasilkan produk yang bebas dari bahan berbahaya. Contoh: pecahan kaca & gelas, sisa bahan kimia, baterai, botol obat nyamuk & paku.

LIMBAH BAHAN BERBAHAYA DAN BERACUN (B3)

Limbah B3 banyak terdapat disekitar kita misalnya obat nyamuk/ pestisida, oli bekas, sisa tinta, batu baterai, dll. Jika limbah ini dibuang dalam TPA yang tidak dilengkapi persyaratan khusus maka racun yang ada dalam limbah tersebut dapat meresap ke tanah dan mencemari air tanah maupun tanaman yang akan dikonsumsi manusia. Oleh sebab itu, pisahkan limbah B3 dari sampah lain.



Bagaimana meminimalkan timbunan sampah? Menggunakan barang seefisien dan semaksimal mungkin. Contohnya : Penggunaan plastik pembungkus selama dapat digunakan kembali. Pergunakan botol lama tanpa harus membeli baru. Memperbaiki perabot lama dengan cara memberi design baru dengan upaya pemakaian kembali. Sadar dan cinta akan lingkungan dan memahami berbagai permasalahan dan cara mengatasinya sangat penting.

PEMBUATAN KOMPOS RUMAH TANGGA

Prinsip pengomposan Sampah rumah tangga mengandung bahan organik + 75%. Proses pengomposan menyesuaikan diri dengan tersedianya bahan baku, yang tidak sekaligus terkumpul dalam jumlah besar, melainkan sedikit demi sedikit setiap hari. Kondisi ini seperti terjadi di alam di lantai hutan, dimana sisa-sisa organik jatuh keatas tanah selapis demi selapis sampai menjadi tebal.



Proses perombakan-fermentasi organisme tanah terjadi dari bawah merambat ke atas mengejar bahan baku yang baru jatuh, diikuti terbentuknya humus dari bawah ke atas pula. Kecepatan pengomposan sangat tergantung a.1. pada komposisi bahan baku, perbandingan kadar C (bahan berserat tinggi) dengan kadar N (jenis kacangan, pupuk kandang, dsb.). Untuk bahan baku kompos yang optimal perbandingan C/N = + 30, hasil akhir humus atau kompos yang matang C/N = 12-15 Cara dan Alat Membuat kompos yang sebenarnya mudah dan sederhana, tetapi karena lokasinya di pekarangan rumah harus bebas dari polusi bau, lalat, binatang berbahaya dan bebas dari gangguan ayam, anjing, kucing, dsb. Apalagi sisa-sisa organik tidak terkumpul sekaligus tetapi berangsur setiap hari dari buangan dapur dan kotoran pekarangan.

Untuk pembuatan kompos di pekarangan rumah, dibutuhkan dua macam wadah :
1. Wadah besar, penampung bahan baku dan tempat terjadinya proses pengomposan, yang disebut "Komposter" dan ditaruh di pekarangan di tempat teduh.
2. Wadah kecil berupa ember plastik kecil bertutup, tempat penampungan sementara sisa organik dapur.

Alat Komposter paling praktis dan aman adalah alat yang direkomendasikan STU Campbell (buku "let It Rot", Storey Books, Vermont 1998) untuk dipakai di pekarangan rumah. Komposter ini dibuat dari drum bekas 200 liter, dinding atas dibuang, dan dinding dasar pada tengahnya dilobangi untuk dapat dimasuki pipa PVC 3-4 inci, yang juga berfungsi drainase. Pada pipa PVC berjarak 5 cm dibuat lobang (bor) sepanjang empat sisinya. Drum dipasang berdiri, diberi ganjal 2-3 lapis batu bata. Pipa PVC dimasukkan ke lobang dasar, sampai ujung bawah menyentuh tanah dan ujung atas menonjol keatas drum + 10 cm, menembus tengah-tengah tutup tambahan (bisa dibuat dari tripleks). Ember Kecil Ember plastik 5 l - 10 l yang ada tutupnya, disediakan khusus untuk penampungan sementara (1-2 hari) sisa organik dapur dan selalu ditaruh di dapur dalam keadaan tertutup.



Cara Kerja Komposter (drum) ditaruh di pekarangan di tempat teduh. Sebaiknya dibuatkan tutup atas dari tripleks yang tengahnya berlobang tempat munculnya pipa PVC. Setiap kali pembersihan halaman, kotoran berupa rontokan daun, potongan pagar rumput, dll dimasukkan ke dalam komposter, diratakan, sedikit dipadatkan dan diatasnya ditaburi selapis kotoran ternak lama, kompos baru atau setengah matang, tanah subur hitam, dsb. sebagai starter penambah N dan organisme tanah.

Kalau terlalu kering diberi air agar lembab dan ditutup untuk mencegah dari hujan berlebihan, terik matahari dan pencemaran lalat. Untuk memudahkan didekat komposter disediakan wadah berisi starter (kotoran ternak, dll) yang selalu ditutup. Setiap satu atau dua hari sekali, kotoran dapur dalam ember kecil yang sudah penuh, juga dimasukkan, diratakan dan dilapisi starter.

Demikian pengisian dilakukan setiap kali terkumpul sisa organik atau kotoran dapur baru, sampai komposter penuh, yang memakan waktu 1 bulan - 2 bulan untuk keluarga sedang. Setelah penuh, ditutup dan dibiarkan tidak dibalik-balik selama + 1 bulan yang diperkirakan pengomposan sudah selesai menjadi matang berupa kompos berwarna hitam, remah dan berbau segar. Komposter dikosongkan, isinya diangin-anginkan, langsung dapat dipergunakan sendiri atau disaring (saringan kawat kasa) dibungkus dan dijual.



Proses pengomposan terjadi sejak awal bahan organik dimasukkan, dan merambat keatas mengikuti bahan organik baru. Disini akan terjadi proses fermentasi panas oleh bakteri termofilik, karena suhu dapat meningkat didalam komposter tertutup, yang juga berguna membunuh bibit hama- penyakit dan gulma. Komposter I yang sudah penuh dan sedang dalam proses pemasakkan, digantikan komposter II yang sudah disiapkan dan nanti setelah komposter I selesai dokosongkan, disiapkan untuk menggantikan komposter II bila sudah penuh, dst.



Sisa organik dapur terdiri dari potongan / kulit sayuran, kulit buah lunak, daun pembungkus, kertas, sisa lauk-pauk, dipisahkan dari sisa / sampah non organik. Sisa dapur tersebut dimasukkan kedalam ember kecil dan yang non organik ditampung dalam wadah lain untuk dibuang di bak sampah. Setiap kali memasukkan sisa organik dapur yang mudah busuk (sisa lauk-pauk), diatasnya langsung ditaburi selapis serbuk gergaji halus rapat-rapat. Maka di dapur selalu disediakan serbuk gergaji halus dalam wadah khusus. Ember kecil harus selalu ditutup rapat dan biasanya dalam 1-2 hari sudah penuh, lalu langsung dibawa ke kebun dimasukkan ke dalam komposter, dan ditaburi selapis starter diatasnya.

Agar ember plastik tidak kotor, sebaiknya dilapisi kantong plastik sehingga sisa organik dapur yang mudah busuk dapat ditampung dengan aman dan rapat. Apabila dapat terwujud setiap rumah tangga mau dan mampu mendaur ulang sampah organik pekarangan, dan dapurnya menjadi kompos, maka sampah rumah tangga yang dibuang tinggal sedikit dan tidak menimbulkan polusi lingkungan.

Sampah yang dibuang tinggal berupa limbah non-organik seperti barang-barang bekas plastik, kaleng, besi, dll dan sedikit limbah organik keras seperti barang-barang bekas dari kayu, bambu, kardus, kulit buah keras dan kebanyakan barang-barang tersebut dapat dimanfaatkan lewat para pemulung. Dengan cara ini hampir semua bahan organik dapat didaur ulang sehingga masalah sampah kota dapat diatasi secara sehat dan mendukung keselamatan bumi.



Tinggal satu hal, dimana manusia belum berhasil menyambung siklus daur ulang yang terputus, yaitu masalah kotoran (taeces) dan urine manusia karena masih terbentur pada masalah budaya.

Rabu, 06 November 2013

Apakah Merokok Menambah Teman?

1880824edit-305x175Pernah menonton film aksi mata-mata? Pada tahun ’90-an, banyak mata-mata yang dilatih untuk merokok agar bisa memasuki sebuah komunitas dengan mudah. Karena, sembari merokok dan menawarkan rokok kepada orang di sekitarnya, banyak informasi yang bisa dikorek dari sebuah pembicaraan santai dua orang yang sedang santai merokok. Suasana yang tegang bisa dicairkan berkat rokok.
Apakah hal itu juga berlaku dalam kehidupan sebenarnya? Di dunia nyata, banyak orang yang tidak tahan pada bau asap, bahkan bau rokok itu sendiri. Kalau kamu sambil merokok menghampiri sekumpulan orang-orang yang sedang tidak merokok, kemungkinan besar ada beberapa orang yang akan menjauh dari asap yang kamu kebulkan. Bahkan mereka mungkin juga akan mengajak beberapa orang lagi untuk ikut pergi.
Hidup bukanlah film, di mana apapun bisa dibuat kelihatan keren. Adakalanya orang menghargai kesopanan dan kesantunan dalam bergaul, apalagi di dunia yang isinya beranekaragam manusia dengan nilai-nilai berbeda satu sama lain. Kesimpulannya, belum tentu apa yang kita anggap keren juga dianggap cool oleh orang lain. Menambah teman baru, yang terkesan dengan tingkah kita, tidak perlu dilakukan dengan cara menawarkan rokok atau menunjukkan bahwa kamu merokok.
Berusaha terlihat keren seperti dalam film-film masih bisa diterima kalau dilakukan dalam batas-batas kewajaran. Tapi begitu hal itu mengganggu hak pribadi orang lain agar bisa menghirup udara segar, di mata mereka kamu sudah dinilai sebagai pengganggu. Hilang sudah kesempatan untuk menambah teman. Jadi, buktikan bahwa kamu mampu menambah teman kapan pun di mana pun dengan menunjukkan bahwa kamu Keren Tanpa Rokok.

Matikan rokok skrg sebelum rokok mematikan Anda


poster rokok
Tanpa kita pungkiri merokok sudah menjadi bagian dalam kehidupan manusia. Merokok sendiri tidak hanya kaum laki-laki saja pecandunya melainkan perempuan juga. Sekitar 3% perokok dari jumlah penduduk Indonesia disumbang oleh kaum wanita.

Merokok sendiri menyumbang angka yang cukup besar di Indonesia. Merokok tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif saja melainkan perokok pasif sama halnya sangat berbahaya karena berbagai macam kandungan yang ada dalam rokok itu sendiri. Lalu apa sajakah kandungan yang terdapat dalam rokok? Berikut penjelasan kandungan yang terdapat pada rokok sendiri:
racun dalam rokok

    • Butane, biasanya terkandung dalam gas pemantik api
    • Cadmium, biasanya menjadi bahan baku baterai
    • Stearic Acid, merupakan bahan pembentuk lilin
    • Hexamine, adalah bahan bakar yang sering digunakan untuk panganggan
    • Toluene, biasanya digunakan oleh industri-industri berat sebagai zat pengencer bahan-bahan kimia berat
    • Nikotin, merupakan bahan dasar dari obat pembasmi hama
    • Amonia, zat yang digunakan untuk membersihkan toilet
    • Cat, zat untuk mewarnai
    • Methanol, cairan bahan bakar roket
    • Carbon Monoksida, zat sisa yang dihasilkan dari pembakaran mesin kendaraan (asap)
    • Arsenik, racun bagi sel biologis
    • Methane, gas yang sering keluar dari lubang WC
    • Asetic Acid, asam cuka
paruparu oran yang merokok 300x253 Bahaya Merokok Bagi Kesehatan Manusia
akibat rokok
Lalu apa sajakah bahaya merokok bagi para pecandunya khususnya bagi kesehatan manusia? Berikut simak bahaya dari merokok bagi kesehatan dan tubuh manusia


1. Penyakit paru-paru
Penyakit yang akan ditimbulkan dari merokok salah satunya yaitu paru-paru. Perokok sendiri akan mengalami kondisi yang semakin buruk dari waktu ke waktu selama orang tersebut masih merokok hingga berakhir dengan kematian.


2. Penyakit Jantung
Rokok menimbulkan aterosklerosis atau terjadi pengerasan pada pembuluh darah. Semakin boros kamu merokok makan akan semakin besar anda mengalami penyakit jantung dan stroke.


3. Mulut Bau dan Gigi Kuning serta aneka macam penyakit mulut seperti kanker mulut dna kanker leher

4. Gangguan Janin Bagi Kaum Wanita
Merokok bagi kaum wanita dapat menyebabkan gangguan pada kehamilan yang sedang berlangsung. Disamping itu merokok juga akan menyebabkan kemandulan, keguguran, dan juga kematian pada bayi.
Poster anti rokok dr WHO
5. Gangguan Pernafasan
Bagi seorang perokok gangguan pernafasan pasti akan dialaminya. Aneka kandungan yang terdapat pada rokok danjuga asap monoksida pada rokok membuat pecandu rokok akan mengalami sesak nafas, asma dan juga gangguan pernafasan yang lainnya.


6. Mengurangi Anggaran Keluarga
Selain bahaya kesehatan diatas, merokok tentunya akan mengurangi anggaran dimana yang telah dischedule dan pengeluaran belanja keluarga yang tak diinginkan dan hanya terbuang sia-sia karena rokok.
Dengan pahamnya mengenai dampak yang akan ditimbulkan dengan merokok dan kandungan yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia gakbasi berharap bagi anda pembaca yang juga merokok semoga bisa berhenti merokok dan mulai hidup sehat sesuai dan memperpanjang umur anda.

poster rokok

 
Design by WordPress Themes | Bloggerized by Facebook Themes